1. Common expression
Common expression secara umum merujuk pada ungkapan atau frasa yang sering dan lazim digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh penutur asli suatu bahasa. Ungkapan ini biasanya sudah sangat dikenal dan dimengerti maknanya oleh sebagian besar orang dalam komunitas bahasa tersebut.
Contoh Common Expression
- "How are you?" (Apa kabar?) – Ungkapan sapaan yang sangat umum.
- "Take it easy!" (Santai saja! / Tenang saja!) – Digunakan untuk menenangkan seseorang.
- "A piece of cake." (Sangat mudah) – Sebuah idiom yang berarti sesuatu itu sangat gampang dilakukan.
- "Break a leg!" (Semoga berhasil!) – Idiom yang digunakan untuk memberikan semangat.
- "Long time no see!" (Lama tidak bertemu!) – Ungkapan ketika bertemu seseorang setelah sekian lama.
- "No worries!" (Tidak masalah! / Santai saja!) – Ungkapan untuk menyatakan bahwa sesuatu tidak menjadi beban atau masalah.
Spoof Text
Spoof text adalah jenis teks naratif yang bertujuan untuk menghibur pembaca dengan cerita lucu dan tak terduga. Ciri khas utama dari spoof text adalah adanya "twist" atau kejutan di akhir cerita yang membuat cerita menjadi lucu atau ironis.
Tujuan Komunikatif (Communicative Purpose): To amuse the readers. (Untuk menghibur pembaca.)
Ciri-ciri Kebahasaan (Language Features):
- Menggunakan past tense (karena menceritakan kejadian di masa lalu).
- Menggunakan action verbs (kata kerja tindakan).
- Menggunakan adverbs of time and place (keterangan waktu dan tempat).
- Menggunakan conjunctions (kata hubung) untuk mengurutkan peristiwa.
- Seringkali menggunakan dialog untuk membuat cerita lebih hidup.
- Ada unsur humor dan kejutan di akhir.
Struktur Generik (Generic Structure):
- Orientation: Pengenalan karakter, latar waktu, dan latar tempat cerita. Siapa yang terlibat, kapan, dan di mana cerita terjadi.
- Events: Serangkaian peristiwa yang terjadi dalam cerita. Ini adalah bagian di mana masalah atau kejadian lucu dimulai.
- Twist: Bagian inti dari spoof text. Ini adalah kejutan atau pembalikan tak terduga di akhir cerita yang menghasilkan efek lucu atau ironis.
Contoh Singkat Spoof Text:
"Once upon a time, a man was walking his dog when he saw a sign that read, 'Dog for sale, very intelligent, speaks English.' Intrigued, he went inside. 'Is this dog really intelligent?' he asked. The owner nodded. 'Tell him to speak,' the man said. The owner turned to the dog and said, 'Woof, woof, woof!' The man looked confused. 'I thought you said he speaks English?' The owner smiled, 'He does. He's just not talking to you.'"
Report Text
Report text adalah jenis teks deskriptif yang bertujuan untuk menyajikan informasi tentang sesuatu (fenomena, benda, tempat, hewan, tumbuhan, konsep) secara objektif, faktual, dan umum. Informasi yang disajikan berdasarkan hasil observasi, penelitian, atau klasifikasi.
Tujuan Komunikatif (Communicative Purpose): To describe the way things are, with reference to a range of natural, man-made, and social phenomena in our environment. (Untuk menggambarkan sesuatu apa adanya, merujuk pada berbagai fenomena alam, buatan manusia, dan sosial di lingkungan kita.)
Ciri-ciri Kebahasaan (Language Features):
- Menggunakan General Nouns (kata benda umum), misalnya 'birds', 'computers', 'planets'.
- Menggunakan Relating Verbs (kata kerja penghubung) seperti is, are, has, have untuk mendefinisikan atau mengklasifikasikan.
- Menggunakan Technical Terms (istilah teknis) yang relevan dengan topik.
- Menggunakan Simple Present Tense (karena menjelaskan fakta atau kebenaran umum).
- Tidak menggunakan personal pronouns (seperti I, you, we) karena bersifat objektif.
- Fokus pada general (umum) daripada specific (khusus).
Struktur Generik (Generic Structure):
- General Classification: Pernyataan umum yang memperkenalkan topik dan memberikan gambaran singkat tentang apa yang akan dideskripsikan. Ini bisa berupa definisi, klasifikasi, atau gambaran besar.
- Description: Serangkaian paragraf yang berisi detail lebih lanjut tentang topik, seperti karakteristik, bagian-bagian, fungsi, perilaku, atau kebiasaan. Informasi disajikan secara sistematis dari yang umum ke yang lebih spesifik.
Contoh Singkat Report Text:
"Dolphins"
"Dolphins are aquatic mammals closely related to whales and porpoises. They are found worldwide, mostly in the shallower seas of the continental shelves, and are carnivores, feeding mostly on fish and squid. Dolphins are among the most intelligent animals and are noted for their playful behavior and complex social structures. They communicate using a variety of clicks and whistles, and their streamlined bodies are well-adapted for life in the water."
3. Recount text
Recount text adalah jenis teks dalam bahasa Inggris yang berfungsi untuk menceritakan kembali suatu kejadian atau pengalaman yang sudah terjadi di masa lalu. Tujuan utamanya adalah menghibur pembaca atau memberikan informasi tentang peristiwa yang telah berlangsung, dengan menyajikan urutan kejadian secara kronologis (berurutan dari awal hingga akhir)
Struktur Recount Text
Orientation
- Siapa saja yang terlibat dalam cerita (
who). - Apa yang terjadi secara singkat (
what). - Di mana kejadian itu berlangsung (
where). - Kapan peristiwa itu terjadi (
when).
Events
Bagian ini adalah inti dari recount text. Di sinilah serangkaian peristiwa diceritakan secara mendetail, diurutkan sesuai kronologi (dari awal hingga akhir). Bagian ini sering menggunakan kata-kata penghubung waktu seperti then, next, after that, finally, on the first day, the next morning, dan lain-lain.
Re-orientation (Opsional)
Bagian penutup ini sifatnya opsional, artinya tidak selalu ada dalam setiap recount text, tapi sering ditemukan. Re-orientation berisi kesimpulan, kesan pribadi penulis, komentar, atau pelajaran yang diambil dari pengalaman yang diceritakan. Ini berfungsi sebagai penutup cerita dan seringkali memberikan refleksi.
Ciri-ciri Kebahasaan Recount Text
- Simple Past Tense: Karena menceritakan kejadian yang sudah berlalu, recount text dominan menggunakan bentuk kata kerja lampau (misalnya, went, saw, ate, was, were).
- Action Verbs (Kata Kerja Aksi): Banyak menggunakan kata kerja yang menunjukkan tindakan atau aktivitas (misalnya, walked, decided, visited, played).
- Temporal Sequence / Time Connectives: Menggunakan kata-kata atau frasa yang menunjukkan urutan waktu kejadian (misalnya, first, then, next, after that, finally, on Sunday, the following day).
- Adverbs of Time and Place: Menggunakan keterangan waktu dan tempat untuk memberikan detail lebih lanjut (misalnya, yesterday, last week, at the beach, in Jakarta).
- Fokus pada Partisipan Spesifik: Seringkali berpusat pada pengalaman penulis sendiri atau sekelompok orang tertentu (menggunakan I, we, my friends, dll.).
Contoh Sederhana Recount Text:
My Camping Trip
(Orientation) Last month, my friends and I went on a camping trip to Mount Bromo. It was our first time camping there, and we were all very excited.
(Events) On Saturday morning, we packed our tents and supplies, then drove for about three hours to the base of the mountain. After we arrived, we set up our camp near a small stream. In the evening, we built a bonfire and cooked marshmallows while telling scary stories. The next morning, we woke up early to hike to the viewpoint and watch the sunrise. The view was absolutely breathtaking! After that, we had breakfast and packed up our camp.
(Re-orientation) It was a challenging but incredibly rewarding experience. We made so many great memories and learned a lot about teamwork. We can't wait for our next adventure!
4. Short functional text
Short functional text adalah jenis teks singkat dalam bahasa Inggris yang memiliki fungsi atau tujuan tertentu dalam kehidupan sehari-hari. Teks ini dirancang untuk menyampaikan informasi yang jelas, ringkas, dan langsung pada intinya, agar pembaca dapat segera memahami pesan dan bertindak sesuai dengan tujuan teks tersebut.
Jenis-Jenis Short Functional Text
- Warning (Pemberitahuan/Peringatan): Memberikan informasi penting atau peringatan tentang sesuatu.
- Contoh: "Wet Floor," "No Smoking," "Danger: High Voltage."
- Announcement (Pengumuman): Menyampaikan informasi kepada khalayak umum tentang suatu acara, perubahan, atau berita penting.
- Contoh: Pengumuman libur sekolah, pengumuman penerbangan.
- Invitation (Undangan): Mengajak seseorang atau sekelompok orang untuk menghadiri suatu acara.
- Contoh: Undangan ulang tahun, undangan pernikahan.
- Greeting Card (Kartu Ucapan): Mengungkapkan perasaan seperti selamat, simpati, atau terima kasih.
- Contoh: Kartu ulang tahun, kartu Natal, kartu ucapan belasungkawa.
- Advertisement (Iklan): Mempromosikan produk, jasa, atau acara.
- Contoh: Iklan produk makanan, iklan lowongan kerja.
- Label: Memberikan informasi tentang suatu produk (komposisi, tanggal kedaluwarsa, cara penggunaan).
- Contoh: Label pada kemasan makanan atau minuman.
- Memo (Memorandum): Pesan singkat tertulis yang digunakan dalam komunikasi internal, biasanya di lingkungan kantor.
- Recipe (Resep): Memberikan instruksi langkah demi langkah tentang cara membuat makanan atau minuman.
- Schedule (Jadwal): Menunjukkan urutan waktu suatu kegiatan atau acara.
- Manual/Instruction (Manual/Instruksi): Memberikan petunjuk tentang cara merakit atau menggunakan suatu produk.
- Poster: Media visual yang menggabungkan teks dan gambar untuk menyampaikan pesan atau promosi.
- Sign (Rambu/Tanda): Memberikan informasi atau arahan di tempat umum.
- Contoh: Rambu lalu lintas, tanda keluar (Exit).
Komentar
Posting Komentar